Kalau ditanya daftar negara mana saja yang ingin kamu kunjungi, mungkin Turki adalah salah satunya.

Selain bangunan peninggalan peradaban Turki Utsmani, Cappadocia menjadi salah satu daya tariknya.

Siapa sih yang tidak ingin berbulan madu atau berwisata bersama keluarga di sebuah tempat dengan struktur kota bawah tanah yang eksotis.

Jepretan balon udara ditengah matahari yang mulai merangkak naik juga bisa menambah koleksi foto untuk sosial mediamu.

Fakta menarik lainnya, ternyata Cappadocia juga sudah masuk ke dalam salah satu UNESCO World Heritage Site loh.

Wow, dengan pesona alamnya yang unik, memang sangatlah pantas Cappadocia menyandang gelar itu.

Sebelum kamu pergi ke sana, ada baiknya kamu pelajari dulu tips dan panduan berwisata ke Cappadocia berikut ini.

1. Sejarah Cappadocia

Anatolia
Anatolia (Source : pixabay.com)

Sebelum membahas lebih jauh, ada baiknya kamu berkenalan dulu dengan asal muasal Cappadocia ini. Bukan sekedar kebahagiaan dan pengalaman, pengetahuan juga penting kamu tingkatkan.

Jadi, Cappadocia sendiri berasal dari kata Katpaktukya dari Persian Kuno yang artinya wilayah dengan kuda yang indah.

Kota ini ditemukan dan dibentuk lebih dari 3.000 tahun yang lalu oleh bangsa Het dari Kerajaan Hitties.

Kerajaan Hitties berkuasa pada tahun 1700-1190 SM. Bangsa Het merupakan suku bangsa kuno di Anatolia.

Pada jamannya, Kerajaan Hitties berhasil menjadi salah satu imperium termaju dalam bangsa kuno.

2. Lokasi dan Panduan Pergi ke Cappadocia

Pesawat Turki
Pesawat Turki (Source : pixabay.com)

Hal terpenting yang harus diketahui ketika hendak merencanakan liburan adalah di lokasi dan bagaimana transportasinya.

Cappadocia adalah salah satu surga dunia yang berlokasi di Anatolia Tengah, tepatnya di jantung negara Turki.

Luas area Cappadocia sekitar 5.000 kilometer persegi, membentang di antara tiga provinsi yakni Nevsehir, Keyseri dan Nigde.

Untuk menuju ke sana, kamu bisa menggunakan maskapai nasional Turki, Turkish Airlines, dari Jakarta ke Istanbul. Selanjutnya, dari Istanbul menuju Cappadocia tersedia berbagai alternatif transportasi.

Jika ingin menekan budget, bus adalah pilihan terbaik. Estimasi perjalanan sekitar 10-12 jam. Tenang, bus Turki tak akan membuat perjalanmu terasa membosankan.

Bus Turki merupakan salah satu bus dengan pelayanan operasional terbaik di dunia. Selain dilengkapi wifi, bus Turki juga biasanya dilengkapi layar-layar TV kecil di masing-masing tempat duduk.

Untuk kamu yang ingin menghemat waktu, kamu bisa kembali melanjutkan perjalanan menggunakan Turkish Airlines.

Dengan waktu kurang dari dua jam, kamu sudah sampai di daerah tujuan. Karena antusiasme yang tinggi, maskapai ini bahkan sampai beroperasi tiga kali sehari selama musim liburan.

Baca juga: Panduan Lengkap Menjelajahi Kota Wisata Turki Dalam Seminggu

3. Keindahan Alam Cappadocia

Keindahan Alam Cappadocia
Keindahan Alam Cappadocia (Source : pixabay.com)

Bentangan alam yang eksentrik akan membuat matamu tak mampu berkedip. Bak negeri dongeng, Cappadocia sampai dijuluki Tanah Peri Cerobong Asap.

Jika ditelisik, julukan itu muncul karena banyaknya bebatuan berbentuk cerobong asap.

Dataran Cappadocia terbentuk dari erosi bebatuan vulkanik. Sebelum mengeras menjadi batuan lembut (tuff), wilayah ini awalnya tertutup abu tebal hasil letusan gunung api purbakala.

Angin dan air lalu bersenyawa mengikis tuff, menjadi fairy chimneys, pilar berbentuk jamur.

Tuff yang lembut mengilhami para penduduk jaman dahulu untuk memahatnya menjadi gua. Gua tersebut digunakan sebagai gereja, tempat tinggal, atapun tempat persembunyian.

Bukan hanya alamnya yang unik, kreatifitas penduduknya pun tak bisa dipandang sebelah mata. Mereka selalu memiliki solusi disetiap keterbatasan.

Lahan berpasir yang tandus dan kering, idealnya memang sulit untuk dijadikan zona agraris.

Tetapi, para petani di sana berhasil menginovasi kotoran merpati sebagai pupuk lahan pertanian yang ampuh.

4. Ada Apa Saja di Capadocia ?

Balon Udara Cappadocia
Balon Udara Cappadocia (Source : pixabay.com)

Wahana favorit di Cappodacia adalah balon udara. Balon udara ini biasanya beroperasi pada pagi hari. Waktu terbaik menaikinya adalah saat matahari terbit.

Dari atas balon udara, kamu akan mendapatkan sudut pandang yang sempurna dalam melihat pesona alam Cappadocia.

Jangan lupa persiapkam lensa tele dan wide agar momen berhargamu mampu terabadikan dengan sempurna.

Selain balon udara, pemukiman bawah tanah Izkonak di Cappadocia juga bisa menjadi alternatif.

Berbeda dengan kota bawah tanah lainnya, Izkonak memiliki fitur pertahanan. Hal ini dikarenakan saat zaman peperangan Izkonik dijadikan tempat pengungsian.

Yang tak kalah menarik, di Cappadocia juga terdapat Gerome Open Museum. Di sini kamu akan diajak untuk menjelajahi kompleks gereja kuno hasil pemahatan bukit dari abad ke 3 dan 4.

Baca juga: 5 Tempat Wisata Islami Bersejarah di Istanbul Turki

5. Waktu terbaik pergi ke Cappadocia

Waktu Terbaik ke Turki
Waktu Terbaik ke Turki (Source : pixabay.com)

Agar tak menyesal, kamu juga harus tahu kapan saja waktu terbaik untuk berkunjung ke Cappadocia.

Waktu terbaik yang direkomendasikan adalah saat musim gugur (September-November) dan musim semi (Maret-Mei).

Kenapa musim semi dan musim gugur? Ya karena saat musim panas (Juni-Agustus) akan menjadi waktu terpadat kunjungan Cappadacia. Meskipun secara cuaca hampir sama seperti Indonesia yakni 32 celcius.

Untuk musim dingin di Cappadocia bisa mencapai -6 C. Suhu yang lumayan ekstrem untuk kita yang terbiasa tinggal di iklim tropis.

Setelah mengetahui seluk-beluk dan tips pergi liburan ke Cappadocia, kini saatnya kamu siapkan visa. Tak perlu ambil pusing, sekarang eranya visaloka.com, pengurusan visa tanpa ribet dan mahal.

Write A Comment