Musim di Korea yang berbeda dengan Indonesia, nampaknya menjadi daya tarik sendiri. Tak heran,wisatawan berbondong-bondong tamasya ke sana untuk merasakan peristiwa-peristiwa alam yang tak ada di negaranya.

Indonesia yang memiliki iklim tropis tentu hanya memiliki musim penghujan dan kemarau. Sedangkan Korea tergolong dalam iklim benua jika dilihat dari segi angin dan  temperaturnya.

Pembagian musim  di Korea dibedakan menjadi empat jenis yaitu musim semi, musim panas, musim gugur, dan musim dingin.

Waktu paling ideal untuk bertamasya ke Korea adalah saat musim gugur.  Musim gugur dianggap sebagai  waktu ternyaman berwisata. Cuaca yang cerah dan  suhu yang bersahabat menjadi faktor utamanya.

Panorama musim gugur dengan dedaunan yang berjatuhan juga menjadi daya tarik yang begitu luar biasa.

Empat musim di Korea ini sebenarnya mempunyai keunikan dan ceritanya tersendiri. Akan ada banyak momen-momen sakral dan langka yang tak bisa kamu dapatkan di musim lainnya.

Agar kamu tak kebingungan menentukan kapan waktu yang tepat untuk berkunjung ke Korea, berikut kami sajikan ulasan mengenai keunikan empat musim di Korea.

Musim Semi Korea
Musim Semi Korea (Source ; pixabay.com)

1. Musim Semi

Musim yang banyak diminati para wisatawan mancanegara  saat berkunjung ke negara empat musim adalah saat musim semi atau bom.

Musim semi menandakan musim peralihan antara musim dingin dan musim panas dengan suhu sekitar 7-23o C. Musim semi biasanya berlangsung dari bulan Maret sampai Mei.

 Namanya juga musim peralihan, maka perbedaan suhu antara siang dan malam menjadi sangat ekstrim. Teriknya matahari bisa terasa sangat menyegat, tetapi dinginnya malam juga terasa begitu menusuk kulit.

Untuk menggambarkan cuaca yang berubah, orang Korea biasa menggambarkan musim semi dengan ungkapan puitis “Ggot saem chuii”, yang artinya musim dingin cemburu pada bunga.

Bulan Mei menjadi bulan padat wisatawan karena cuacanya yang cerah dan mendukung. Pada  bulan tersebut juga biasanya terdapat banyak promo tiket pesawat dan hotel.

Saat awal  musim semi, sekitar Maret hingga April, udara dan suhu  musim dingin masih terasa. Jangan lupa siapkan payung, karena mungkin terjadi hujat lebat dan angina kencang saat musim semi.  Sebaiknya, saat menjelang Mei, suhu akan menjadi lebih hangat karena akan mengalami fase musim panas.

Pada musi semi, kamu akan melihat bunga-bunga bermekaran. Taman-taman dipenuhi sakura-sakura yang cantik.

Waktu mekar Bunga Sakura di Korea Selatan bervariatif antara satu daerah dengan daerah lainnya. Misalnya, waktu mekar Sakura di Seoul lebih lambat dari waktu mekar Busan dan Jeju.

Saat kamu berlibur ke Korea pada musim semi, jangan  lupa siapkan pakaian dengan berbagai tipe cuaca. Bawalah jaket tebal, coat, sampai pakaian casual yang berbahan ringan.

Bukan hanya Bunga Sakura, pada saat musim semi di Korea Semi di Korea Selatan juga kamu bisa menyaksikan Bunga Magnoleas, Bunga Azaleas, Bunga Forshitya, dan Bunga Lilacs bermekaran.

Tak kalah dari Jepang, di Korea Selatan juga banyak diadakan berbagai macam festival musim semi. Festival yang cukup terkenal di adalah sebagai berikut :

  1. Jinhae Gunhangje Festival
  2. Hampyeong Butterfly Festival
  3. Jeju Cherry Blossom Festival
  4. Yeouido Spring Flowers festival
  5. Jeju Canola Flower Festival
Musim Panas Korea
Musim Panas Korea (Source : pixabay.com)

2. Musim Panas

Urutan musim di Korea setelah musim semi adalah musim panas.  Musim panas  (yeo-reum) berlangsung dari bulan Juni sampai Agustus. Namanya juga musim panas, suhu di Korea Selatan pun  menjadi tinggi yakni mulai dari mulai 25oC sampai 40o C.

Puncaknya, saat memasuki akhir Juli hingga akhir Agustus, udara akan menjadi sangat lembab dan panas. Sebaliknya pada saat akhir Juni sampai pertengahan Juli, biasanya masih sering turun hujan.

Jika liburan pada musim ini, jangan lupa siapkan pakaian berbahan nyaman, ringan, berbahan dingin, dan mudah menyerap keringat. Bila perlu, lengkapi dengan kacamata hitam dan topi untuk melindungi dari sinar matahari.

Jika ingin menikmati liburan musim panas di Korea, sebaiknya kamu pilih pertengahan Juli. Mengapa pertengahan Juli? Karena pada pertengahan Juli ada Boryeong Mud Festival. Event menarik Korea Selatan yang tak boleh terlewatkan.

Festival ini biasa diadakan di Daecheon Beach Mud Plaza. Daecheon Beach sendiri merupakan pantai terbesar pada Korea bagian barat. Pantai yang bersih dan indah membuat para wisatawan pun tertarik untuk berkunjung ke sana.

Dalam fesitival tersebut, kamu bisa bermain lumpur dengan sangat menyenangkan. Lumpur yang dipakai dalam permainan ini ialah lumpur yang berasal dari daratan lumpur Boryeong. Bukan lumpur sembarangan, lumpur ini biasa digunakan untuk pembuatan kosmetik Karena kaya akan mineral.

Selain Boryeong Mud Festival, masih banyak event festival musim panas seru lainnya yang tak boleh dilewatkan, misalnya saja festival musim panas berikut ini :

  1. Boryeong Mud Festival
  2. Busan Sea Festival
  3. Pohang Internasional Firework Festival
  4. Hamyang Wild Ginseng Festival
  5. Jecheon Internasional Music And Film Festival
Musim Gugur Korea
Musim Gugur Korea (Source : pixabay.com)

3. Musim Gugur

Di Korea Selatan, musim gugur biasa disebut dengan cheon-go-mabi. Dalam bahasa Korea, cheon-go-mabi dapat diartikan sebagai “langit tinggi dan kuda menjadi gemuk”.

Filosofi dari etimologi tersebut menggambarkan musim gugur yang terjadi saat langit cerah, panen melimpah, serta hewan-hewan ternak menjadi gemuk.

Tak kalah romantis dengan musim semi, musim gugur pun kelak menjadi waktu favorit para wisatawan.  Saat musim ini, pohon maple dan pohon ginko daunnya menguning atau memerah. Kebayangkan bagaimana romantisnya kamu dan pasangan saat berjalan melewati taman.

Buat kamu yang jomblo, jangan sedih dulu. Barangkali kamu juga tertarik melakukan self travelling demi menghilangkan kenangan masa lalu.

Kamu bisa memandangi berbagai pepohonan, menikmati setiap helai daunnya jatuh. Mengikuti kemana pun angin membawa daun dari tangkai hingga tepat di atas tanah, lalu terbang dan kembali terjatuh.

Seperti sebuah perasaan yang sedang kamu perjuangkan, bukan untuk bertahan tetapi untuk gugur.  Lewat filosofi ini kamu akan belajar bahwa kamu bukan satu-satunya makhluk yang pernah terjatuh.

Udara pada musim ini terasa lebih kering namun terasa sejuk. Seperti musim semi yang menjadi musim peralihan, cuaca pada musim ini pun terasa begitu fluktuatif. Sisa-sisa udara musim panas masih terasa pada bulan September. Maka pada siang hari udara masih terasa panas. Berbeda dengan siang, pada pagi dan sore hari cuacanya terasa begitu dingin.

Pada awal musim gugur disarankan memakai sweater atau coat. Tetapi karena cuaca yang semakin dingin pada pertengahan sampai akhir musim, kamu disarankan membawa jaket tebal, syal, kaos kaki, penutup kepala, dan sarung tangan. Saat dingin, suhunya bisa mencapai 5oC.

Gunung Naejangsang menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan saat musim gugur. Gunung ini terletak di antara perbatasan provinsi Jeolla Selatan dan Jeolla Utara. Dari Seoul dibutuhkan waktu tiga jam perjalanan untuk menuju ke sana.

Selain Gunung Naejangsnag, Lembah Cheonbuldong dan Seoraksan National Park juga tak boleh terlewatkan.

Pada musim gugur, di Korea Selatan menjadi musim panen ubu, padi, buah persik, buah jujube, buah apel, dan lainnya. Agenda penting di musim gugur yang tak boleh terlewatkan lainnya adalah  Korea Thanksgiving Day atau  Chuseok.

Musim Gugur Korea
Musim Gugur Korea (Source : pixabay.com)

4. Musim Dingin

Dengan suhu 3oC sampai -15oC, musim ini berlangsung dari bulan Desember sampai Februari. Di Korea Selatan, suhu terdingin biasanya terjadi pada pertengahan bulan Januari.

Jika kamu berlibur pada musim ini, jagan lupa siapkan pakaian berlapis-lapis dan berbahan tebal. Bebagai macam pakaian pendukung pun jangan sampai terlewatkan. Mulai dari   mantel, sarung tangan, penutup kepala, syal, kaus kaki dan sepatu boots.

Bagi orang yang terbiasa hidup di iklim tropis, jika pertama kali liburan ke Korea pada musim dingin, mungkin badanmu akan terasa kaget. Tubuhmu harus dalam keadaan bugar dan prima untuk melawan suhu yang ekstrem.

Ya, tapi mungkin kamu memiliki pertimbangan tersendiri kenapa memilih liburan pada musim ini. Menikmati salju turun di atas kepalamu akan menjadi  momen tak terlupakan bagi hidupmu. Saat musim dingin, destinasi wisata yang dibuka adalah arena bermain sky atau snow boarding.

Beberapa tempat menarik yang biasa ramai dikunjungi adalah Gyeonggido, Supia Snow Sleeding Field, dan Songdo Amuse Namgu. Pada musim dingin juga terdapat berbagai festival menarik seperti :

  1. Hantangan Ice Trekking Festival
  2. Lighting festival di Garden Of The Morning Calm
  3. Hwacheon Sancheoneo Ice Festival di Kangwon-do
  4. Sledding Hils di pusat kota Seoul
  5. Ice Fishing di Pyeongchang Trout Festival

Ingin liburan melewati empat musim di korea? Tunggu apa lagi? Saatnya urus visamu di visaloka.com. Jadikan visaloka.com sebagai pintu gerbang memasuki musim yang luar biasa.

Write A Comment